Irresponsible Journalism: Judul Berita Kalimat Tanya

JANGAN pernah tergoda untuk membaca berita yang judulnya berupa kalimat tanya atau menggunakan tanda tanya di akhir kalimatnya. Pasal...

Kamis, 18 Desember 2014

Warga Melihat Pusaran Angin Tidak Sampai ke Darat

BANDUNG,  - Pusaran angin puting beliung terlihat jelas di kawasan Cibiru pada sore tadi. Sebagian warga pun berusaha menyelamatkan diri.

Kejadian angin puting beliung merupakan yang kedua kalinya menimpa wilayah tersebut pada tahun ini. Sebelumnya pada 20 September, angin puting beliung juga sempat menimpa kawasan tersebut.

"Saya lihat sampah terbang ke atas. Pas dicek keluar pusaran angin ada di atas rumah. Tapi pusarannya tidak sampai ke darat," ujar Husein, Kamis (18/12).
Pusaran angin tersebut diakui Husein berbeda dengan kejadian beberapa waktu lalu. Sejumlah warga pun panik karena masih merasa trauma.
"Kalau yang dulu anginnya sampai ke darat. Tapi yang sekarang cuma diam di atas. Tetap saja anginnya kencang," katanya.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 12.35

Angin Puting Beliung Porak-porandakan UIN Bandung


Sejumlah bangunan yang ada di UIN SGD Bandung rusak akibat angin puting beliung, Kamis (18/12/2014). Di antara bangunan yang rusak yaitu, atap Gedung UPT Perpustakaan dan area sekitar Masjid Iqomah.

Puting beliung tersebut terjadi sekitar 15 menit dari pukul 16.45
sampai pukul 17.00 WIB. Saat kejadian, pepohonan di sekitar kampus tumbang, atap bangunan berterbangan dan serpihan papan triplek bangunan berserakan.

Dari pantauan dan beberapa informasi yang kami himpun, atap Gedung UPT Perpustakaan yang hancur berada di sebelah timur gedung. Puing-puingnya menimpa beberapa kendaraan yang terparkir di sekitar Perpustakaan. Di antaranya dua buah bus UIN SGD Bandung dan beberapa motor yang terparkir di belakang Gedung UPT Perpustakaan.

Saksi mata, Nirra Cahaya Pertama, yang saat kejadian berada di kampus mengatakan bahwa sebelum puting beliung terjadi, langit terlihat gelap dan pepohonan bergoyang akibat angin kencang.

“Waktu itu sedang ngobrol di kampus, tiba-tiba di sela-sela jendela masuk angin kencang, pas dilihat keluar jendela, sampah beterbangan, beberapa menit kemudian angin berhembus kencang,” katanya saat ditemui beberapa saat setelah peristiwa terjadi. Nirra menambahkan, setelah puting beliung, hujan deras mulai turun disertai petir.

Setelah kejadian, rumah penduduk di sekitar kampus ikut porak-poranda dan diiringi padamnya listrik. Sampai berita ini diturunkan, belum ada korban jiwa dari mahasiswa UIN Bandung akibat kejadian tersebut. Namun, satu orang dikabarkan meninggal di daerah Pangaritan, Cibiru.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 12.29

Rabu, 17 Desember 2014

Gara-gara Sepatu, Neymar Gagal Main di Premier League


Bukan hanya ke Real Madrid, bintang Barcelona, Neymar, ternyata juga pernah nyaris bergabung ke klub kaya raya Premier League, Manchester City. Belakangan diketahui, Neymar gagal bergabung ke ManCity hanya karena persoalan sepatu.

Pada bursa transfer musim panas 2013 lalu, Direktur Sepakbola ManCity, Txiki Begiristain, sempat menemui Neymar beserta keluarganya. Mereka bermaksud untuk merayu Neymar agar mau pindah ke Etihad Stadium.

Tawaran The Citizens saat itu diyakini lebih tinggi dari Barca yang hanya berani menebus Neymar sebesar £71 juta. 

Neymar juga sangat tergoda bergabung dengan ManCity saat itu. Selain karena uang, Si Bocah Ajaib memang punya impian untuk menjajal ketatnya Premier League.

Tapi, impian Neymar bermain di tanah Inggris sirna akibat persoalan sepele. Saat negosiasi mencapai tahap final, Neymar melontarkan permintaan yang cukup aneh kepada manajemen ManCity.

Dikutip Mirror, Neymar meminta manajemen ManCity membuatkan sepatu khusus untuknya. Sepatu itu, diyakini pemuda 22 tahun tersebut, bisa membantunya untuk beradaptasi dengan lapangan Inggris yang lembek dan berlumpur.

Permintaan ini langsung ditolak manajemen ManCity. Dan akhirnya, negosiasi tak dilanjutkan.

Neymar pernah merasakan main di lapangan Etihad Stadium bersama Barca di babak 16 besar Liga Champions, musim lalu. Barca ketika itu menang 2 gol tanpa balas.

Musim ini, Barca dan ManCity kembali berduel di babak 16 besar Liga Champions. Neymar pun berpeluang besar tampil lagi saat Azulgrana bertandang ke Manchestera

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 13.23

Menyesap Keindahan Alam Sumba


Keindahan alam dan keunikan budaya menjadikan Pulau Sumba tujuan wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Padang sabana yang membentang luas, birunya laut berpadu sempurna dengan pasir putih nan lembut. Semua kian sempurna dengan guratan jingga senja kala matahari terbenam dan menyisakan decak kagum.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 13.14

Selasa, 16 Desember 2014

Memperingati HDI Phalamarta Mengadakan Bhakti Sosial

SUKABUMI - Dalam rangka memperingati Hari Disabilitasi Internasional (HDI) sebanyak 103 penderita disabilitas yang menjadi warga Panti Sosial Bina Laras (PSBL) Phalamarta Cibadak adakan acara Bhakti Sosial di hotel Panineungan Yawitra Asri, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Selasa (16/12).

Kegiatan tersebut diisi dengan pengobatan gratis, bakti sosial dan penampilan seni dari para Disabilitas, dalam aksi nya para Disabilitas terlihat sangat bersemangat dan mengeluarkan semua kemampuan nya dalam berkreasi.

Menurut Ketua PSBL Phala Marta, Lilit Maskuroh mengatakan, kegiatan yang dilaksanan selama dua hari ini selain untuk memperingati HDI, juga sebagai ajang pembuktian kondisi para disabilitas kepada masyarakat luas yang selama ini dipandang miring dan tidak kreatif.

"Padahal dibalik kondisi mereka, ternyata mereka mampu berkreatif. Seperti halnya kerajinan tangan dan seni," dengan digelarnya acara tersebut, dirinya berharap masyarakat luas tidak memperlakukan para disabilitas dengan perlakuan yang berbeda. Mereka harus mendapat perlakuan yang sama saat berada dilingkungan masyarakat.

"Tentunya mereka harus diperlakukan seperti yang lainnya. Karena pada prinsifnya, mereka ini butuh perhatian dan kasih sayang dari semua pihak " imbuhnya.

Sementara itu, ketua panitia peringatan HDI, Yoga Firmansyah menambahkan, dalam kegiatan HDI ini, 103 warga disabilitas dan 200 warga sekitar tempat kegiatan mengikuti pringatan ini. Mereka ikut tampil dan memeriahkan acara dalam bentuk penampilan seni tari jaipong dan hasil kerajinan tangan.

"Sebanyak 200 warga sekitar tempat kegiatan ikut berpartisipasi dalam acara ini. Dalam hal ini, mereka ikut dalam kegiatan pengobatan gratis. Selain itu pada hari kedua kegiatan, seluruh warga disabilitas akan melakukan bakti sosial berupa bersih-bersih jalan lingkungan dan tempat beribadah. Kegiatan ini untuk menunjukan kepada masyarakat luas, bahwa orang disabilitas peduli terhadap lingkungan," jelas Yoga.

"Meskipun acaranya sederhana, tapi setidaknya masyarakat luas mengetahui, bahwa orang disabilitas peduli terhadap lingkungan," pungkasnya. 

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 13.29

Tertimpa eskavator, relawan longsor Banjarnegara tewas


Seorang relawan meninggal dunia di lokasi bencana longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Dia tewas diduga akibat ekskavator tergelincir dan menimpa tiga relawan saat melakukan proses evakuasi terhadap korban bencana longsor. 

Relawan operator eskavator dari Bina Marga Kabupaten Magelang yang meninggal dunia saat bertugas itu adalah Ahmad Nurudin. Dia tinggal di Sikepan II Nomor 71, Desa Beringin, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Dari informasi dihimpun merdeka.com, awal mula kecelakaan itu terjadi saat tiga orang terdiri dari satu operator dan dua relawan melakukan proses evakuasi atau pencarian korban longsor. Tiba-tiba eskavator tergelincir dan menimpa ketiganya.

Kasie Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Magelang Djoko Sudibyo menjelaskan, diduga eskavator tergelincir saat ketiganya akan memarkirkan alat berat itu selepas proses pencarian dan evakuasi korban longsor Banjarnegara.

"Kejadiannya mungkin sekitar sore. Kemudian ketiganya dilarikan ke UGD Rumah Sakit Hajah Kasminah Soemitro Kolopaking Banjarnegara dan sempat mendapatkan perawatan. Kemudian sekitar pukul 20.00 WIB tadi saya dapat kabar melalui sms dari rekan-rekan SAR Magelang yang satu unit kami kirim ke sana," kata Djoko Sudibyo saat dikonfirmasi merdeka.com melalui telepon selulernya Selasa (16/12).

Saat ini, jasad Ahmad masih dalam perjalanan menuju ke rumah duka di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

"Diperkirakan Rabu (17/12) sekitar pukul 01.00 WIB jenazah akan sampai di rumah duka. Namun, sebelumnya jenazah akan disemayamkan sebentar di Kantor Bina Marga Magelang sesaat untuk dilakukan upacara penerimaan, dan beberapa rekan-rekan relawan dan Tim SAR dari Kabupaten Magelang saat ini sudah menunggu kedatangan jenazahnya," ujar Djoko.

Djoko mengaku belum tahu status dan posisi Ahmad di Bina Marga. "Status saya belum dapat info jelas apakah PNS, honorer atau relawan biasa. Sampai malam ini akan saya cari tahu kepastiannya," ucap Djoko.

Menurut Djoko, saat ini pihak keluarga Ahmad sudah mengetahui kabar itu. "Pak Gubernur Ganjar Pranowo dan Kalkahar BPBD Jateng Sarwa Permana juga sudah mendengar, dan saat ini karangan bunga dan ucapan belasungkawa sudah akan dikirimkan oleh bagian rumah tangga Gubernur ke rumah duka relawan yang meninggal karena tugas mulianya tersebut," papar Djoko.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 13.25

Warung di Gili Trawangan yang Mendunia


Warung sederhana itu terletak persis di depan pasar yang tak kalah sederhananya pula. Namun warung bersahaja yang dikelola Ibu Dewi itu begitu populer. Tak sekadar terkenal di kalangan warga setempat, namun juga mendunia.

Warung Ibu Dewi berada di Pulau Gili Trawangan, sebuah pulau wisata primadona Nusa Tenggara Barat. Wisatawan yang datang ke warung ini tak hanya didominasi turis domestik, tetapi juga turis asing. Padahal, menu yang dijual di warung ini khas tradisional.

Jadinya, warung ini ibarat oase di tengah-tengah banyaknya restoran dan cafe yang didominasi dengan menu-menu barat. Harganya tentu saja bersahabat. Dengan uang Rp 15.000 pun, tamu sudah bisa kenyang. Tetapi menu yang wajib dicoba adalan Nasi Rawon.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 13.22

Tak butuh uang, Lyon tolak jual Lacazette ke Liverpool


Brendan Rodgers dikabarkan tengah berusaha untuk mendatangkan penyerang baru untuk Liverpool. Kinerja lini depan Liverpool yang belum maksimal sejauh ini memakasa Rodgers masuk ke bursa lagi.

Salah satu pemain yang kabarnya diincar oleh Rodgers adalah penyerang Olympique Lyon Alexandre Lacazette. Pemain timnas Prancis itu dianggap mampu menjadi solusi untuk membuat Liverpool kembali tajam.

Namun pihak Lyon menolak melepas sang pemain andalan. Presiden Lyon Jean Michael Aulas menyebut situasi Lacazette berbeda dengan saat mereka harus menjual Karim Benzema. Pada 2009, Lyon terpaksa melepas Benzema lantaran mereka membutuhkan uang.

"Perbedaan situasi kami sekarang dan ketika menjual Benzema cukup besar. Sebentar lagi kami akan punya stadion besar milik sendiri yang akan menjamin pemasukan. Kami tak perlu lagi menjual pemain. Lacazette tak akan pergi, kami punya cukup uang dan tak akan melepasnya," tegas Aulas kepada RMC ketika ditanya soal minat Liverpool.

Lini depan Liverpool menjadi tumpul setelah ditinggal Luis Suarez dan Daniel Sturridge mengalami cedera. Mario Balotelli, Rickie Lambert dan Raheem Sterling belum bisa mendatangkan gol demi gol yang merek harapkan.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 13.18

Senin, 15 Desember 2014

Nurul Habibah, Satpol PP Cantik Dari Pandeglang

Setelah sebelumnya ada Briptu Eka Frestya yang cukup menggegerkan karena kecantikannya, kini muncul nama Nurul Habibah yang bekerja di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pandeglang, Banten. 

Parasnya yang cantik nan imut itu kini banyak jadi pembicaraan di media sosial lantaran dirinya kerap mengunggah fotonya di akun facebook dan twitternya.

Cewek berjilbab ini rupanya sebelum menjadi Satpol PP pernah mengikuti audisi Kakang/Kaka Teteh Pandeglang 2013. Namun ia tak berhasil di jalur tersebut. Nurul kini justru populer setelah menjadi Satpol PP.

Nurul yang merupakan pegawai di bagian staf administratif bidang Penertiban Satpol PP Kabupaten Pandeglang itu mengaku awalnya tak tahu jika dirinya menjadi pembicaraan di medsos. Ia justru mendengar berita tersebut dari rekan-rekannya.

Nurul Habibah mulai dikenal publik tanah air setelah foto-foto cantiknya kala berseragam dengan berbagai ekspresi mejeng di FB dan Twitter. Gadis berkerudung yang karib disapa Nuby itu mengaku telah bekerja sebagai staf administrasi Kantor Satpol PP Pandeglang, dari Januari 2012.

"Seperti Satpol PP laki-laki, saya juga tetap latihan baris-berbaris gitu sama latihan Cinta Tanah Air," kata Nurul Habibah.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 15.25

Tekan angka kecelakaan, sopir Transjakarta akan diseleksi ketat

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak ingin kasus kecelakaan bus Transjakarta terus terjadi. Teranyar, bus Transjakarta koridor VII jurusan PGC-Ancol menabrak pejalan kaki di Jalan Otista, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur. 

Ahok menemukan banyak sopir Transjakarta sekarang ini adalah mantan sopir metromini. "Kami sudah bilang Transjakarta ini banyak sopir yang mantan-mantan sopir metromini atau yang lain gitu loh," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (15/12).

Dia menegaskan, awal tahun 2015 seluruh sopir Bus Transjakarta harus sesuai dengan kriteria. Bahkan, ada rencana untuk memecat sopir Transjakarta yang kedapatan ugal-ugalan atau tidak menuhi prosedur kelayakan pengendara.

"Kami telah kasih tahu Transjakarta per Januari (untuk seleksi sopir Transjakarta). Makanya tahun depan Transjakarta harus ketat, kalau sopir enggak beres langsung dicoret, mobilmu kami kandangin," tegas mantan Bupati Belitung Timur ini.

Untuk diketahui, pejalan kaki yang ditabrak Transjakarta kini dalam kondisi kritis. Korban yang diketahui bernama M. Riski masih terbaring di RS UKI, Cawang. Korban mengalami kritis setelah dihajar Bus Transjakarta bernopol B 7455 IX dengan nomor body JMT-035.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 10.47