Irresponsible Journalism: Judul Berita Kalimat Tanya

JANGAN pernah tergoda untuk membaca berita yang judulnya berupa kalimat tanya atau menggunakan tanda tanya di akhir kalimatnya. Pasal...

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Desember 2014

Warga Melihat Pusaran Angin Tidak Sampai ke Darat

BANDUNG,  - Pusaran angin puting beliung terlihat jelas di kawasan Cibiru pada sore tadi. Sebagian warga pun berusaha menyelamatkan diri.

Kejadian angin puting beliung merupakan yang kedua kalinya menimpa wilayah tersebut pada tahun ini. Sebelumnya pada 20 September, angin puting beliung juga sempat menimpa kawasan tersebut.

"Saya lihat sampah terbang ke atas. Pas dicek keluar pusaran angin ada di atas rumah. Tapi pusarannya tidak sampai ke darat," ujar Husein, Kamis (18/12).
Pusaran angin tersebut diakui Husein berbeda dengan kejadian beberapa waktu lalu. Sejumlah warga pun panik karena masih merasa trauma.
"Kalau yang dulu anginnya sampai ke darat. Tapi yang sekarang cuma diam di atas. Tetap saja anginnya kencang," katanya.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 12.35

Angin Puting Beliung Porak-porandakan UIN Bandung


Sejumlah bangunan yang ada di UIN SGD Bandung rusak akibat angin puting beliung, Kamis (18/12/2014). Di antara bangunan yang rusak yaitu, atap Gedung UPT Perpustakaan dan area sekitar Masjid Iqomah.

Puting beliung tersebut terjadi sekitar 15 menit dari pukul 16.45
sampai pukul 17.00 WIB. Saat kejadian, pepohonan di sekitar kampus tumbang, atap bangunan berterbangan dan serpihan papan triplek bangunan berserakan.

Dari pantauan dan beberapa informasi yang kami himpun, atap Gedung UPT Perpustakaan yang hancur berada di sebelah timur gedung. Puing-puingnya menimpa beberapa kendaraan yang terparkir di sekitar Perpustakaan. Di antaranya dua buah bus UIN SGD Bandung dan beberapa motor yang terparkir di belakang Gedung UPT Perpustakaan.

Saksi mata, Nirra Cahaya Pertama, yang saat kejadian berada di kampus mengatakan bahwa sebelum puting beliung terjadi, langit terlihat gelap dan pepohonan bergoyang akibat angin kencang.

“Waktu itu sedang ngobrol di kampus, tiba-tiba di sela-sela jendela masuk angin kencang, pas dilihat keluar jendela, sampah beterbangan, beberapa menit kemudian angin berhembus kencang,” katanya saat ditemui beberapa saat setelah peristiwa terjadi. Nirra menambahkan, setelah puting beliung, hujan deras mulai turun disertai petir.

Setelah kejadian, rumah penduduk di sekitar kampus ikut porak-poranda dan diiringi padamnya listrik. Sampai berita ini diturunkan, belum ada korban jiwa dari mahasiswa UIN Bandung akibat kejadian tersebut. Namun, satu orang dikabarkan meninggal di daerah Pangaritan, Cibiru.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 12.29

Selasa, 16 Desember 2014

Tertimpa eskavator, relawan longsor Banjarnegara tewas


Seorang relawan meninggal dunia di lokasi bencana longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Dia tewas diduga akibat ekskavator tergelincir dan menimpa tiga relawan saat melakukan proses evakuasi terhadap korban bencana longsor. 

Relawan operator eskavator dari Bina Marga Kabupaten Magelang yang meninggal dunia saat bertugas itu adalah Ahmad Nurudin. Dia tinggal di Sikepan II Nomor 71, Desa Beringin, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Dari informasi dihimpun merdeka.com, awal mula kecelakaan itu terjadi saat tiga orang terdiri dari satu operator dan dua relawan melakukan proses evakuasi atau pencarian korban longsor. Tiba-tiba eskavator tergelincir dan menimpa ketiganya.

Kasie Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Magelang Djoko Sudibyo menjelaskan, diduga eskavator tergelincir saat ketiganya akan memarkirkan alat berat itu selepas proses pencarian dan evakuasi korban longsor Banjarnegara.

"Kejadiannya mungkin sekitar sore. Kemudian ketiganya dilarikan ke UGD Rumah Sakit Hajah Kasminah Soemitro Kolopaking Banjarnegara dan sempat mendapatkan perawatan. Kemudian sekitar pukul 20.00 WIB tadi saya dapat kabar melalui sms dari rekan-rekan SAR Magelang yang satu unit kami kirim ke sana," kata Djoko Sudibyo saat dikonfirmasi merdeka.com melalui telepon selulernya Selasa (16/12).

Saat ini, jasad Ahmad masih dalam perjalanan menuju ke rumah duka di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

"Diperkirakan Rabu (17/12) sekitar pukul 01.00 WIB jenazah akan sampai di rumah duka. Namun, sebelumnya jenazah akan disemayamkan sebentar di Kantor Bina Marga Magelang sesaat untuk dilakukan upacara penerimaan, dan beberapa rekan-rekan relawan dan Tim SAR dari Kabupaten Magelang saat ini sudah menunggu kedatangan jenazahnya," ujar Djoko.

Djoko mengaku belum tahu status dan posisi Ahmad di Bina Marga. "Status saya belum dapat info jelas apakah PNS, honorer atau relawan biasa. Sampai malam ini akan saya cari tahu kepastiannya," ucap Djoko.

Menurut Djoko, saat ini pihak keluarga Ahmad sudah mengetahui kabar itu. "Pak Gubernur Ganjar Pranowo dan Kalkahar BPBD Jateng Sarwa Permana juga sudah mendengar, dan saat ini karangan bunga dan ucapan belasungkawa sudah akan dikirimkan oleh bagian rumah tangga Gubernur ke rumah duka relawan yang meninggal karena tugas mulianya tersebut," papar Djoko.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 13.25

Senin, 15 Desember 2014

Nurul Habibah, Satpol PP Cantik Dari Pandeglang

Setelah sebelumnya ada Briptu Eka Frestya yang cukup menggegerkan karena kecantikannya, kini muncul nama Nurul Habibah yang bekerja di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pandeglang, Banten. 

Parasnya yang cantik nan imut itu kini banyak jadi pembicaraan di media sosial lantaran dirinya kerap mengunggah fotonya di akun facebook dan twitternya.

Cewek berjilbab ini rupanya sebelum menjadi Satpol PP pernah mengikuti audisi Kakang/Kaka Teteh Pandeglang 2013. Namun ia tak berhasil di jalur tersebut. Nurul kini justru populer setelah menjadi Satpol PP.

Nurul yang merupakan pegawai di bagian staf administratif bidang Penertiban Satpol PP Kabupaten Pandeglang itu mengaku awalnya tak tahu jika dirinya menjadi pembicaraan di medsos. Ia justru mendengar berita tersebut dari rekan-rekannya.

Nurul Habibah mulai dikenal publik tanah air setelah foto-foto cantiknya kala berseragam dengan berbagai ekspresi mejeng di FB dan Twitter. Gadis berkerudung yang karib disapa Nuby itu mengaku telah bekerja sebagai staf administrasi Kantor Satpol PP Pandeglang, dari Januari 2012.

"Seperti Satpol PP laki-laki, saya juga tetap latihan baris-berbaris gitu sama latihan Cinta Tanah Air," kata Nurul Habibah.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 15.25

Tekan angka kecelakaan, sopir Transjakarta akan diseleksi ketat

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak ingin kasus kecelakaan bus Transjakarta terus terjadi. Teranyar, bus Transjakarta koridor VII jurusan PGC-Ancol menabrak pejalan kaki di Jalan Otista, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur. 

Ahok menemukan banyak sopir Transjakarta sekarang ini adalah mantan sopir metromini. "Kami sudah bilang Transjakarta ini banyak sopir yang mantan-mantan sopir metromini atau yang lain gitu loh," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (15/12).

Dia menegaskan, awal tahun 2015 seluruh sopir Bus Transjakarta harus sesuai dengan kriteria. Bahkan, ada rencana untuk memecat sopir Transjakarta yang kedapatan ugal-ugalan atau tidak menuhi prosedur kelayakan pengendara.

"Kami telah kasih tahu Transjakarta per Januari (untuk seleksi sopir Transjakarta). Makanya tahun depan Transjakarta harus ketat, kalau sopir enggak beres langsung dicoret, mobilmu kami kandangin," tegas mantan Bupati Belitung Timur ini.

Untuk diketahui, pejalan kaki yang ditabrak Transjakarta kini dalam kondisi kritis. Korban yang diketahui bernama M. Riski masih terbaring di RS UKI, Cawang. Korban mengalami kritis setelah dihajar Bus Transjakarta bernopol B 7455 IX dengan nomor body JMT-035.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 10.47

Minggu, 14 Desember 2014

Masalah perizinan dan lahan kerap jadi hambatan target investasi

Merdeka.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan masalah investasi Indonesia selama ini terletak pada proses perizinan dan pembebasan lahan. Dua aspek ini menjadi hal yang sering dikeluhkan investor untuk Indonesia.

Maka dari itu, Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan pihaknya saat ini telah membentuk Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Nasional sebagai langkah perbaikan.

"Hampir semua investor mengeluhkan perizinan dan masalah tanah. Makanya kita benahi perizinan supaya lebih cepat, sederhana, transparan dan terintegras
i," ujarnya di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (15/12).

Dia menambahkan BKPM akan membangun infrastruktur PTSP nasional antara lain dengan menarik pegawai berbagai Kementerian yang di BKO-kan untuk menangani perizinan serta dukungan sistem teknologi dan informasi.

"Kami sudah bertemu dengan para menteri untuk berdiskusi terkait proses integrasi perizinan, antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Pertanian, Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Menteri Perindustrian serta Menteri Perdagangan," jelas dia.

Franky berharap PTSP Nasional mampu meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia terhadap negara lain di ASEAN. BKPM menargetkan pertumbuhan investasi tahun depan sekitar 15 persen dari realisasi 2014 atau sebesar Rp 519 triliun.

Minat investasi dari para penanam modal atas rencana kerja pemerintahan baru mulai dari bidang usaha kemaritiman, pembangkit listrik dan lain sebagainya.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 22.28

Gubernur Minta Anak Buah Akhiri Penyakit Desember


BANDUNG, TRIBUN -Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meminta kepada jajaran Pemprov Jabar dan para Bupati/Wali Kota di Jabar untuk mengatasi "penyakit Desember". Menurut Heryawan, setiap tahun pelaksanaan proyek selalu
menumpuk di bulan Desember.

"Sudah menjadi tradisi, kegiatan selalu menumpuk di bulan desember. Makanya saya minta "penyakit desember" ini segera diakhiri," kata Heryawan saat menyampaikan sambutan pada acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN tahun anggaran 2015 di Gedung Sate, Bandung, Senin (15/12).

Menurut Gubernur, ke depan mulai tahun 2015 semua lembaga, baik itu lembaga pemerintah pusat yang ada di Jawa Barat, SKPD Pemprov Jabar, maupun Pemkab dan Pemkot yang ada di Jawa Barat, harus menyelaraskan kegiatan dalam satu tahun.

Jadi, kata Heryawan, proyek itu harus merata dilaksanakan mulai dari Januari hingga Desember. Caranya, ujar Gubernur, dengan merencanakan implementasi anggaran sejak bulan Januari.

"Rencana anggaran tahunan itu harus ketat. Kalau jadwalnya harus dikerjakan bulan Januari, jangan ditunda hingga Februari, begitu seterusnya. Jadi nggak ada lagi cerita sibuk di akhir tahun," kata Gubernur.

Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Jawa Barat menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN tahun anggaran 2015 senilai Rp 33,3 triliun untuk Kementerian Negara/Lembaga yang ada di Provinsi Jawa Barat.
Dari anggaran sebesar itu, Rp 31,9 triliun diantaranya untuk DIPA di Satuan Kerja Pemerintah Pusat yang ada di Jawa Barat. Sedangkan sebesar Rp 1,4 triliun lainnya untuk DIPA di Satuan Kerja Pemerintah Daerah, seperti Setda Pemprov Jabar, dan Pemkab maupun Pemkot yang ada di Jawa Barat.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 22.07

Tim SAR Kembali Temukan Delapan Korban


BANJARNEGARA. Korban tanah longsor Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, masih terus ditemukan. Hari Senin (15/12/2014) pukul 11.30, tim SAR gabungan telah menemukan delapan korban.

Sementara itu di lokasi pemulasar
aan jenazah, beberapa anggota keluarga yang belum ditemukan berkumpul di sekitar lokasi tersebut. Mereka berharap agar anggota keluarganya yang tertimbun longsor segera ditemukan.

Setiap ada jenazahyang datang dari lokasi pencarian, mereka langsung berupa mengetahui ciri-ciri korban. tidak sedikit yang merasa kecewa karena mayat yang baru datang tidak sesuai dengan ciri-ciri keluarganya yang dicari.
Edi Suparmo 45 bersama istri Juniarti hingga saat ini masih mencari tujuh keluarganya yang belum ditemukan. Sejak hari Sabtu hingg Senin , tiap hari mendatngi tempat pemulasaraan jenazah.

"saya berharap masih daat ditemukan. Akan tetapi apaila memang tiidak ketemu, saya ikhlas. Saya juga tahu tim relawan sudah bekerja maksimal," katanya.

Sementara itu di posko Bencana Karangkobar, hungga pukul 11.30 tercatat ada 45 jenazah, 3 di antaranya belum diketahui identitasnya. Sedangkan 42 sudah dibawakeluarganya untuk dimakamkan.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 21.59

Serangan Bom Hancurkan 3 Mobil Konflik ISIS Di Irak


Kota Haditha di dekat Ramadi, salah satu kota terbesar di Provinsi Anbar Irak, sekarang dikuasai Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), kata sumber keamanan dari komando operasi Anbar, Sabtu.

Sumber itu mengatakan kepada KUNA seperti diberitakan Antara News, Minggu (14/12) bahwa tentara Irak di Anbar memberlakukan jam malam di kota Haditha, sebelah barat Ramadi, untuk menghadapi serangan pejuang ISIS.

Sumber itu menambahkan bahwa ISIS mampu mengendalikan barat daya Al-Ramadi setelah tiga hari pertempuran sengit dengan polisi Irak dan milisi suku.

Sumber tersebut mencatat bahwa kekalahan dalam pertempuran di daerah Al-Wafa karena kekurangan amunisi dan serangan sel tidur ISIS di kota itu.

Sementara itu, operasi komando keamanan di Anbar mengumumkan jam malam untuk gerakan kendaraan di kota Haditha untuk mengantipasi serangan gerilyawan.

ISIS menguasai 80 persen dari Provinsi Anbar, dengan pengecualian Haditha dan kota Ramadi, dan sejumlah kota di Provinsi Babel

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 13.40

wisatawan asal tanggerang selatan tegulung ombak

Afandi Akbar (18), Rendi (19) dan Samsul (21) ketiganya  wisatawan asal Tangerang Selatan jadi korban tergulung ombak dipantai Cibuaya desa Pangumbahan kecamatan Ciracap kabupaten Sukabumi Minggu siang (14/12/2014)


Tim Sar sedang mengawasi pesisir pantai setelah menyelamatkan 2 orang yang selamat tergulung ombak
Afandi Akbar hilang dan msh dalam pencarian Sar gabungan sementara Rendi dan Syamsul berhasil selamat.

“Ketiganya sedang berenang dipantai Cibuaya Batununggul, seketika ombak besar menerjang, mereka terhempas ketengah” kata Kepala Dusun Batunamprak desa Pangumbahan Ciracap, Fahrudin dilokasi kejadian.

Setelah itu, Sar gabungan dibantu warga segera melakukan pencarian ke tengah perairan menggunakan satu perahu congkreng.

Hingga sore hari pencarian belum membuahkan hasil dan sesuai prosedur ketetapan (protap) untuk sementara pencarian dihentikan.

“Pencarian korban akan dilanjutkan besok pagi oleh Sar gabungan dibantu warga” ujar Koordinator Pos Sar Basarnas Sukabumi Agung Priambodo yang dihubungi lewat telefon genggamnya.

Agung menjelaskan, pihaknya didukung Sar Daerah Sukabumi sudah menyiapkan perahu karet untuk pecarian ke tengah perairan. “Sar gabungan akan mencari korban ditengah perairan dan disebar digaris pantai Cibuaya” paparnya.

Korban Afandi Akbar warga Jalan Benda Timur No. 9B Rt 04/10 Pamulang Tangerang selatan, juga tercatat sebagai mahasisiwa Universitas Pamulang.
Ciri-ciri korban, memakai celana pendek hitam, rambut pendek lurus, tinggi badan 170 cm.


Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 13.08

Sabtu, 13 Desember 2014

Waw ! Warga Cianjur Jumping ke Sungai dari Jembatan


CIANJUR, Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Corps Batara (Cora) Cianjur mengisi liburan dengan cara jumping di Jembatan Citarum lama di Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Minggu (14/12).

Berdasarkan pantauan Kami
, para pemuda ini nekat terjun ke arah permukaan air Sungai Citarum menyerupai aksi bungge jumping. Hanya saja mereka tidak langsung terjun ke bawah, melainkan berayun-ayun di bawah jembatan yang dibangun 1986 itu.

Para jumper ini menggunakan tali sepanjang 35 meter yang diikatkan pada pinggang. Mereka melompat ke bawah dari ujung jembatan. Setelah berhenti berayun, mereka dijemput perahu karet yang sudah stand by di bawah jembatan

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 22.37

Waspada, Daerah-Daerah Ini Rentan Bencana Banjir dan Longsor

Waspada, Daerah-Daerah Ini Rentan Bencana Banjir dan Longsor (Foto: Okezone)

Deputi bidang klimatologi, BMKG, Widada Sulistia, menjelaskan bahwa puncak curah hujan di Indonesia terjadi pada bulan Desember 2014 hingga memasuki bulan Februari 2015.

Sehingga, pihaknya mengharapkan kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada, mengingat maraknya bencana longsor dan banjir yang terjadi belakangan ini.

“Faktor banjir terjadi akibat kurangnya jumlah resapan air,
serta saluran dan pembuangan air tidak berjalan baik sebagaimana mestinya, sedangkan longsor terjadi karena faktor kemiringan dan kegemburan tanah,” ungkapnya kepada Kami, Sabtu (13/12/2014) malam.

Widada menjelaskan, bencana musiman yang berawal dari tingginya curah hujan ini berpotensi besar terjadi disejumlah wilayah di Indonesia, seperti, selatan Pulau Jawa, Bali, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan bagian selatan.

Untuk itu, jajarannya meminta agar masyarakat yang berdomisili di wilayah tersebut agar selalu waspada, mengingat curah hujan cukup tinggi didaerah-daerah tersebut.

“Tingginya curah hujan adalah pemicu terjadinya bencana banjir dan longsor, terlebih seperti sepanjang aliran sungan Bengawan Solo yang rentan dengan bencana banjir di Jawa tengah, Jawa Barat, serta Jawa Timur yang sangat rentan dengan bencana longsor,” pungkasnya

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 15.00

Jumat, 12 Desember 2014

Longsor Banjarnegara, 100 Orang Masih Hilang

BANJARNEGARA - Hujan yang mengguyur wilayah Banjarnegara menimbulkan bencana.
Sedikitnya 150  rumah di Dusun Sigemlong, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah diterjang tanah longsor, Jumat (12/12/2014) malam.
Kepala Humas BNPB Purwo Nugroho menjelaskan, longsor terjadi Jumat (12-12-2014) sekitar pukul 18.00 WIB.

Lokasi longsor yakni di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kab. Banjarnegara setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
"Data sementara 3 orang telah ditemukan tewas, 3 orang luka berat di rawat di rumah sakit, dan 13 orang ringan," tulis Sutopo.

Sekitar 105 unit rumah diperkirakan tertimbun longsor. "Ini adalah data sementara yang diterima Posko BNPB. Kondisi hujan deras, gelap dan masih adanya ancaman longsor susulan menyebabkan evakuasi sulit dilakukan. Selain itu komunikasi juga sulit dilakukan karena tidak ada sinyal," jelas Sutopo.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 22.10

SBY turut berbelasungkawa atas meninggalnya guru Een Sukaesih

Merdeka.com - Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Een Sukaesih, seorang guru yang mengalami keterbatasan fisik yang pernah mendapat anugerah Liputan 6 Award dari SCTV. Sebelumnya SBY pernah menjenguk Een di rumahnya di Sumedang, Jawa Barat pada 3 Februari 20
14.

Pernyataan duka cita tersebut dituliskan SBY di halaman Facebook pribadinya, Jumat (12/12) malam. SBY berdoa semoga amal ibadah wanita lulusan IKIP Bandung tersebut diterima Tuhan.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un turut berduka cita atas meninggalnya Ibu Een Sukaesih. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT."

SBY juga mengucapkan terima kasih atas jasa Een dalam memajukan pendidikan di Indonesia. "Terima kasih kepada Ibu Een, pelopor Rumah Pintar Al-Barokah yang telah berjasa majukan pendidikan Indonesia."

Een Sukaesih. Guru luar biasa yang lumpuh sejak 27 tahun lalu itu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, Jawa Barat.

"Iya betul, Ibu Een sudah berpulang. Saat ini di ruangannya masih banyak sanak famili," ujar Andi, seorang petugas di RSUD Sumedang kepada merdeka.com, Jumat (12/12).

Ibu Een diketahui sudah 32 tahun menderita penyakit Rheumatoid arthritis (RA). Penyakitnya itu juga yang membuatnya lumpuh selama 27 tahun. Namun, ia masih tetap bersemangat untuk memberikan yang terbaik untuk orang banyak.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 22.08

Longsor,Warga Turun Ke Jalan Melakukan Kerja Bakti (Desa Nunuk Baru)

Longsor yang terjadi hari Sabtu 06/12/2014 di 2 titik ruas jalan yang menghubungkan Desa Nunuk Baru dengan Desa Cibodas serta dititik mulut Jembatan Nunuk Baru. Akibat longsor tersebut telah memutus akses transportasi warga untuk menjual hasil bumi mereka juga yang akan beraktifitas ke luar Desa.

Setelah melakukan koordinasi antara pemerintah Desa dengan para kepala Dusun di empat Dusun yaitu Dusun Nunuk, Dusun Babakan, Dusun Citayeum dan Dusun Cikowoan, hari minggu tanggal 07/12/2014 warga kompak melakukan kerja bakti di 2 titik yang terkena longsor tersebut.

Untuk di lokasi Badugjaya cibodas selain membuang tanah akibat longsor juga langsung dilakukan pengecoran dari hasil sumbangan warga dan para pedagang yang berada dilingkungan Desa Nunuk Baru, dana tersebut terkumpul ± Rp. 4.000.000,- yang di pegang oleh perwakilan FPM-NB (Forum Peduli Masyarakat Nunuk Baru) dan diterapkan di titik yang paling sulit dilewati dan sering terjadi kecelakan karena medan menurun dan licin.

Sementara dilokasi mulut jembatan Nunuk Baru selain membuang tanah yang menutup jalan juga langsung dilakukan pengetapan karena memang kondisinya masih tanah dan berlumpur.

Seluruh Masyarakat Desa Nunuk Baru berharap kepada Pemerintah baik Daerah maupun Pusat sebagai pemegang kebijakan agar bisa lebih memperhatiakan kebutuhan yang sangat vital di Desa Nunuk Baru yaitu diperbaikinya jalan yang melintasi Desa Nunuk Baru dan jalan ini merupakan jalan kabupaten lintas Selatan.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 16.21

Pembelajaran yang Asyik dan Menyenangkan di TK Diponegoro, Desa Muktisari

Muktisari, Gandrungmangu – Ada yang unik dari kegiatan semester I Taman Kanak-Kanak (TK) Diponegoro, Desa Muktisari, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap untuk tahun pelajaran 2014/2015. Dimulai pada hari Rabu, (10/12/2014) hingga Senin, (15/12/2014) sebanyak 75 siswa dari 3 kelas, usia 4-6 tahun meng
ikuti rangkaian kegiatan akhir semester yang menarik dan menyenangkan.

“Kegiatan yang menyenangkan menjelang liburan ini memang bertujuan untuk menimbulkan rasa kangen siswa ketika mereka liburan.” ungkap Ulun Najah Azhar (22), salah seorang guru TK Diponegoro. “Ini merupakan puncak tema, dari berbagai tema yang kita pelajari selama satu semester. Ada diri sendiri, lingkungan, kebutuhanku, tanaman, binatang. Jadi, kegiatan ini adalah gabungan dari tema-tema tersebut menjadi satu rangkaian acara,” lanjutnya.

Rangkaian kegiatan tersebut antara lain, hari Rabu, (10/12) para siswa membuat keterampilan kolase dan bingkai foto dari stick ice cream (tema keterampilan). Hari Kamis, (11/12) praktek sholat, yang biasanya tidak menggunakan mukena, pada kegiatan kali ini siswa putri diwajibkan mengenakan mukena sedangkan siswa putra mengenakan sarung dan peci (tema keagamaan). Selanjutnya pada hari Jum’at, (12/12) kegiatan bertema kesenian, para siswa membuat topi pak tani (caping) dan topi koki dengan menggunakan bahan dari koran bekas.

Hari Sabtu, (13/12) siswa akan belajar bercocok tanam yang merupakan kegiatan bertema cinta lingkungan. Kemudian pada hari Senin, (15/12) ada camping dan cooking class menjadi puncak rangkaian kegiatan akhir semester I untuk TK Diponegoro, Desa Muktisari ini.


“Untuk anak TK memang tidak ada tes, dibuat kegiatan yang lebih mengena. Pake suasana yang baru, kegiatan menjadi lebih asyik. Misalnya kegiatan Cinta Lingkungan, orang tua jadi memerhatikan tanaman/peralatan yang dibawa apa saja sih? Kita juga bisa melihat apakah orang tua siswa peduli, dari situ.” tutup pemilik akun twitter @nunnaAzhar ini.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 15.53

Akses Menuju Dusun Jemblung Terputus, Kendaraan Harus Memutar 15 Km

Banyumas, - Akses jalan untuk menuju lokasi bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah terputus akibat longsor. Longsor tersebut berada di Desa Slatri, Kecamatan Karangkobar.


Akibat terputusnya akses jalan untuk menuju lokasi longsor, kendaraan yang hendak menuju Karangkobar terpaksa harus memutar sejauh lebih dari 15 kilometer dengan kondisi jalan yang sempit dan naik turun serta banyak terdapat tikungan tajam.

Saat ini Tim gabungan dari BNPB, BPBD, TNI, Polri dan masyarakat sejak semalam sudah menghentikan proses evakuasi di Dusun Jemblung. Rencananya tim gabungan akan mulai melakukan evakuasi kembali sekitar pukul 07.00 WIB pagi ini.

"Evakuasi dihentikan karena terkendala cuaca, gelap, dan tanah yang labil, evakuasi akan dilanjutkan pagi ini," kata Kepala Staf Kodim (Kasdim) Kodim 0704/ Banjarnegara, Mayor Inf. Ahmad, Sabtu (13/12/2014).


Menurut dia, untuk jumlah penduduk di Dusun Jemblung sekitar 53 kepala keluarga, namun pihaknya masih belum bisa memastikan berapa jumlah keseluruhan korban yang saat ini masih tertimbun longsor. "jumlah pastinya belum diketahui, karena ada warga pendatang dan ada warga yang keluar," jelasnya.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 15.24

Pemusnahan Botol Minuman Keras

SUMBER, (PRLM).- Sedikitnya 21.000 botol minuman keras (miras) ilegal dimusnahkan Kepolisian Resor (Polres) Cirebon, Jumat (12/12/2014). Bersama dengan itu puluhan galon tuak pun ikut dilebur.

Pemusnahan ini berkaitan dengan maraknya peredaran miras seiring dengan banyaknya korban meninggal dunia yang berjatuhan di beberapa wilayah.

Miras ini berasal dari beberapa merek seperti cap orang tua, asoka, ginseng intisari, hingga beberapa merek bir ternama. Ribuan miras didapat dari hasil razia di 27 kepolisian sektor di seluruh Kabupaten Cirebon.

Hadir dalam pemusnahan ini Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra, Ketua Badan Narkotika Kabupaten Cirebon sekaligus Wakil Bupati Cirebon Tasya Soemadi Al Gotas, Komandan Kodim 0620/Cirebon Loebis Muhammad Hasbi serta sejumlah perwakilan masyarakat.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 14.52

Rabu, 19 November 2014

Penyebab Bentrok TNI-Brimob di Batam


Suasana Kota Batam terutama di Jalan Trans Barelang - Trembesi, Batam sejak petang hingga Rabu 19 November malam masih mencekam. Sejumlah anggota TNI maupun Polri tampak bersiaga di jalan raya. Hal yang tidak biasanya terjadi.


Dalam tayangan Liputan 6 Malam SCTV, Rabu (19/11/2014), tampak pula sejumlah warga ikut berkerumun membicarakan bentrokan antara anggota Yonif 134Tuah Sakti dan Satuan Brimob Polda Kepri yang baru saja terjadi.

Seorang warga bahkan mengaku sempat mendengar beberapa kali tembakan, namun tidak jelas arah tembakan itu dilayangkan.

"Yang terakhir tret, tret, tret gitu aja," kata Saradin warga Batam. Ia mendengar suara tembakan itu sampai 5 kali dari arah Citra Laguna.

Ketika ditanya ke arah mana suara tembakan, Saradin mengaku tidak tahu, namun yang pasti ia mendengar suara tembakan tersebut. 

Danrem 033 Wira Pratama Brigjen Eko Margiyono saat memberi konferensi pers menyatakan ada kesalahpahaman antara anggotanya dengan anggota Brimob.

"Pada saat mengisi bahan bakar, ketemulah dengan 2 oang anggota Brimob Polda Kepulauan Riau. Sehingga pada saat pengisian bahan bakar tersebut terjadi saling lirik, saling pandang, sehingga telah terjadi percekcokkan kecil diantara mereka," jelas Brigjen Eko Margiyono. 

Akibat bentrokan itu kaca barak Teratai Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau pecah berantakan. Beberapa sepeda dan motor pun rusak akibat terkena tendangan.

Saat bentrokan berlangsung sejumlah awak media pun yang tengah melakukan peliputan dan warga yang tengah berada di sekitar lokasi juga diusir. Mengantisipasi bentrok susulan Mako Brimob masih dijaga ketat anggota Polisi Militer (PM). Kendati demikian hingga malam ini suasana di sekitar lokasi masih mencekam. 


  1. Bukan kali ini saja bentrokan antara anggota TNI dan Polri di Batam beberapa waktu lalu. Kedua kesatuan ini juga berseteru terkait kasus penyelundupan bahan bakar minyak (BBM). Namun setelah Panglima TNI turun tangan, masalahnya langsung diselesaikan.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 14.54

Selasa, 18 November 2014

Kesal jalan diblokir, warga dan mahasiswa bentrok di Makassar

Warga geram atas sikap mahasiswa memblokir trans Sulawesi saat demo menolak kenaikan BBM.Mahasiswa melempari batu ke arah aparat dan warga saat bentrok akibat aksi menolak kenaikan harga BBM di Makassar, Selasa (18/11). Warga ikut melawan mahasiswa akibat memblokir jalan trans Sulawesi yang menghubungkan antara kota Makassar dan kota-kota lainnya.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 16.42