Irresponsible Journalism: Judul Berita Kalimat Tanya

JANGAN pernah tergoda untuk membaca berita yang judulnya berupa kalimat tanya atau menggunakan tanda tanya di akhir kalimatnya. Pasal...

Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Desember 2014

Smartphone Tertipis OPPO R5 Diklaim Anti Bengkok

Kelemahan utama smartphone tipis saat ini adalah rangka ponsel yang lentur sehingga membengkok ketika disimpan dalam saku celana. Hal inilah yang menimpa sejumlah pengguna handset iPhone 6 Plus, atau yang lebih populer dengan sebutan skandal 'bendgate'.

Mengatasi hal tersebut, OPPO menggunakan paduan aluminium dengan stainless steel (baja tahan karat) sebagai material rangka smartphone ultra tipis seri R5 yang memiliki ketebalan hanya 4,85 mm. 

CEO OPPO Indonesia, Jet Lee, menjelaskan bahwa rangka (frame) merupakan bagian paling vital dalam konstruksi sebuah smartphone yang tipis. Saat ini, industri pada umumnya menggunakan aluminium alloy sebagai material rangkanya.

Divisi R&D OPPO melakukan terobosan dengan mengadopsi kekuatan stainless steel dengan aluminium alloy sebagai bingkai busur mikro (micro-arc) yang unik. Paduan ini menghasilkan rangka ultra tipis bagi OPPO R5 yang kuat, tangguh, dan tidak lentur. 

"Sekarang konsumen dapat menyimpan OPPO R5 di dalam saku dan duduk nyaman tanpa takut smartphone mereka menjadi bengkok.

Rangka baja OPPO R5 memiliki kekuatan sangat tinggi yang mencapai 250 HV (ukuran standar kekerasan logam), atau tiga kali lipat lebih keras dari paduan aluminium alloy biasa (80 HV). Bahan baku stainless steel OPPO R5 telah menjalani empat kali proses penempaan, melalui lima kali proses bertekanan tinggi, 55 kali proses produksi, dan lebih dari seribu kali pemolesan untuk mendapatkan rangka baja kuat yang kemudian dapat digunakan sebagai kerangka OPPO R5.

Tidak berhenti sampai di situ, untuk mendapatkan kekuatan rangka yang superior, OPPO juga memanfaatkan proses physical vapor deposition (PVD), yaitu proses pelapisan untuk meningkatkan ketahanan rangka terhadap panas, abrasi, serta karat. Proses PVD ini meningkatkan kekuatan permukaan smartphone R5 dari 250 HV ke 400 HV.

"Konstruksi R5 dirancang secara ergonomis menggunakan bingkai micro-arc; lengkungan di sisi atas sedikit lebih panjang daripada lengkungan di sisi bawah sehingga memberikan kenyamanan saat digenggam.

Bingkai dari baja yang kuat saja tidak cukup untuk membuat smartphone super tipis ini anti bengkok. Para teknisi OPPO melakukan terobosan dengan mendesain rangka R5 dalam bentuk menyerupai huruf C yang diperkuat secara khusus sehingga membuat R5 memiliki daya tahan yang tinggi dan tahan terhadap tekanan tinggi.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 06.49

Jumat, 28 November 2014

Tips Memotret di Malam Hari dengan Smartphone

Sudah banyak sekali smartphone yang memiliki kamera sekelas dengan DSLR atau bahkan melebihinya. Namun, ternyata masih banyak yang bingung, kenapa ketika kita memotret di malam hari dengan menggunakan smartphone, hasilnya tidak bagus.

Usut punya usut, ternyata memang penggunaan kamera smartphone harus sedikit lebih spesial. Ada trik tersendiri agar bisa mendapatkan hasil foto yang tajam di malam hari dengan bermodalkan smartphone.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 14.37

10 Aplikasi iPhone yang Buat Pengguna Android Cemburu

Tidak bisa dipungkiri lagi, jika pengguna iOS dan Android merajai dunia. Selain aplikasinya sangat beragam, keduanya mudah digunakan. Salah satu keunggulan pengguna iOS, terutama iPhone, adalah bisa mencicipi aplikasi pertama kali sebelum diluncurkan di Android.

Kedengarannya tidak adil, namun itu adalah strategi pengembang aplikasi, di mana pengguna iPhone selalu menjadi acuannya dalam meluncurkan sebuah aplikasi yang akan sukses di pasaran, baik yang berbayar ataupun yang gratis.

Seperti aplikasi-aplikasi ini yang bisa membuat pengguna Android cemburu terhadap iPhone. APlikasi apa saja itu? Simak penjelasannya berikut ini:

1. Manual
Aplikasi berbayar ini bisa menjadikan foto yang Anda tangkap melalui kamera menjadi lebih indah lagi.

2. Paper
Aplikasi besutan Facebook ini sangat unik, karena bisa mengkombinasikan news feed di Facebook dengan berita lainnya yang menjadi favorit kita.

3. Vesper
Aplikasi pencatat ini akan mengatur setiap kegiatan Anda yang banyak, dan menandainya sesuai kata kunci.

4. Hyperlapses
Jika Anda senang membuat video timelapse, maka aplikasi ini sangat berguna, Walaupun tanpa memakai tripod, image-stabilizer dalam aplikasi ini mampu menangkap gambar dengan baik.

5. Dark Sky
Ini adalah aplikasi yang sangat berguna, teutama di musim hujan seperti ini. Karena bisa mengetahui dengan cukup akurat, kapan akan terjadi hujan.

6. Humin
Aplikasi ini akan memberitahukan dan mengingatkan secara detil, tentang kapan dan di mana Anda bertemu seseorang.

7. Shortcut
Aplikasi ini berguna bagi Anda yang menyukai berganti gaya rambut. Karena dengan aplikasi ini, pemotong rambut atau barber akan datang menemui Anda.

8. Timeful
Ini merupakan aplikasi kalender yang digabungkan dengan apa yang akan Anda kerjakan. Dan akan menyarankan Anda untuk membuat sebuat perilaku baru.

9. Litely
Ini adalah aplikasi pengambil foto, Anda bisa memberikannya title, dan filter, layaknya aplikasi pengolah foto lainnya. Namun foto aslinya tetap tidak akan berubah.

10. Sky Guide

Bagi Anda pecinta dunia luar angkasa, maka aplikasi ini bisa memanjakan Anda.

Sumber :http://tehnografi.blogspot.com

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 14.26

Inilah Alasan Android Membutuhkan Banyak RAM

Salah satu misteri yang hingga saat ini menjadi buah bibir di kalangan pengguna ponsel pintar adalah penggunaan RAM besar pada perangkat Android. Hal ini tidak dapat dipungkiri, coba saja Anda menggunakan ponsel Android yang memiliki RAM di bawah 1 GB, pasti akan terasa tidak smooth dan lag bukan? Lalu mengapa iPhone dengan RAM 1 G
B masih dapat berjalan dengan mulus dan lancar 
Berdasarkan sebuah jawaban di Quora, hal tersebut disebabkan oleh Java yang digunakan oleh Android. Dengan menggunakan Java, Android memiliki sebuah proses yang disebut dengan garbage collection. Ketika seorang pengguna Android menutup sebuah aplikasi, proses garbage collection mendaur ulang memory. Permasalahan mulai muncul ketika proses tersebut membutuhkan memory 4 hingga 8 kali lebih banyak agar proses tersebut bisa berjalan lebih cepat. Jika sejumlah memory yang dibutuhkan tidak tersedia, maka proses tersebut akan memperlambat kinerja dari Android.
Ponsel iPhone menggunakan sistem operasi iOS yang tidak memiliki proses garbage collection, sehingga performanya tidak akan menurun meskipun hanya memiliki 1 GB RAM. Tidak seperti Android saat ini yang "wajib" memiliki 2-3 GB RAM agar dapat berjalan lancar. Jawaban garbage collection tersebut dijawab oleh seseorang bernama Glyn Williams di Quora. Berkat jawaban dari Glyn, setidaknya para pengguna ponsel pintar kini mengetahui misteri yang selama ini menghantui pikiran mereka.

Sumber : http://www.mainhape.com

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 14.22