Irresponsible Journalism: Judul Berita Kalimat Tanya

JANGAN pernah tergoda untuk membaca berita yang judulnya berupa kalimat tanya atau menggunakan tanda tanya di akhir kalimatnya. Pasal...

Senin, 15 Desember 2014

Madrid Berharap Bebas Masalah Saat Hadapi Schalke


Real Madrid diunggulkan melewati Schalke 04 dan melaju ke perempatfinal Liga Champions menilik laju oke saat ini. Namun mengingat laga masih dua bulan mendatang, Los Blancos cuma berharap bebas dari masalah.

Madrid mendapatkan hasil undian yang terbilang mudah dengan menghadapi Schalke di babak 16 besar Liga Champions. Selain unggul dalam
catatan pertemuan, Madrid sejauh ini sedang tampil impresif.

Dari dua pertemuan sebelumnya di Liga Champions, Los Merengues dominan dengan dua kemenangan beragregat 9-2. Kali ini mereka kembali diunggulkan, terlebih dengan catatan tak pernah gagal menang dalam 20 laga terakhir yang dilalui.

Meski begitu, mengingat pertandingan leg I kontra Schalke baru digelar Februari dan leg II pada Maret mendatang, Madrid mewaspadai faktor-faktor lain yang bisa mengganggu keseimbangan tim seperti cedera pemain. Direktur Real Madrid Emilio Butragueno juga berharap kondisi tim saat itu tetap terjaga.

"Kami sedang tampil baik dan mendapatkan hasil-hasil bagus. Tapi kami baru ada di bulan Desember. Laga-laga ini akan dimainkan di Februari, dalam jarak dua bulan," kata Butragueno di situs resmi UEFA.

"Kita akan lihat di mana kami berada saat itu. Semoga kami akan terbebas dari cedera dan tim ini berada di kondisi yang bagus untuk menjalani laga ini," tambahnya.

Setelah meraih titel Liga Champions ke-10 atau La Decima musim lalu, kini Madrid bertekad mempertahankan gelar. Seperti diketahui, belum ada satupun tim yang bisa melakukannya di era Liga Champions. Akan jadi sebuah catatan tersendiri bagi mereka jika mampu menyandingkan La Decima dengan rekor tersebut.

"Anda harus mengetahui itu adalah sebuah tantangan untuk tim ini. Tidak satupun tim di sejarah Liga Champions bisa mempertahankan gelar," sambung Butragueno.

"Dan itu, tak diragukan lagi, adalah sesuatu yang ingin diraih oleh para pemain kami. Tentu ada sejumlah tim luar biasa dan jalan menuju final akan sangat berat," demikian dia.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 10.39

Minggu, 14 Desember 2014

Masalah perizinan dan lahan kerap jadi hambatan target investasi

Merdeka.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan masalah investasi Indonesia selama ini terletak pada proses perizinan dan pembebasan lahan. Dua aspek ini menjadi hal yang sering dikeluhkan investor untuk Indonesia.

Maka dari itu, Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan pihaknya saat ini telah membentuk Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Nasional sebagai langkah perbaikan.

"Hampir semua investor mengeluhkan perizinan dan masalah tanah. Makanya kita benahi perizinan supaya lebih cepat, sederhana, transparan dan terintegras
i," ujarnya di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (15/12).

Dia menambahkan BKPM akan membangun infrastruktur PTSP nasional antara lain dengan menarik pegawai berbagai Kementerian yang di BKO-kan untuk menangani perizinan serta dukungan sistem teknologi dan informasi.

"Kami sudah bertemu dengan para menteri untuk berdiskusi terkait proses integrasi perizinan, antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Pertanian, Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Menteri Perindustrian serta Menteri Perdagangan," jelas dia.

Franky berharap PTSP Nasional mampu meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia terhadap negara lain di ASEAN. BKPM menargetkan pertumbuhan investasi tahun depan sekitar 15 persen dari realisasi 2014 atau sebesar Rp 519 triliun.

Minat investasi dari para penanam modal atas rencana kerja pemerintahan baru mulai dari bidang usaha kemaritiman, pembangkit listrik dan lain sebagainya.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 22.28

Gubernur Minta Anak Buah Akhiri Penyakit Desember


BANDUNG, TRIBUN -Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meminta kepada jajaran Pemprov Jabar dan para Bupati/Wali Kota di Jabar untuk mengatasi "penyakit Desember". Menurut Heryawan, setiap tahun pelaksanaan proyek selalu
menumpuk di bulan Desember.

"Sudah menjadi tradisi, kegiatan selalu menumpuk di bulan desember. Makanya saya minta "penyakit desember" ini segera diakhiri," kata Heryawan saat menyampaikan sambutan pada acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN tahun anggaran 2015 di Gedung Sate, Bandung, Senin (15/12).

Menurut Gubernur, ke depan mulai tahun 2015 semua lembaga, baik itu lembaga pemerintah pusat yang ada di Jawa Barat, SKPD Pemprov Jabar, maupun Pemkab dan Pemkot yang ada di Jawa Barat, harus menyelaraskan kegiatan dalam satu tahun.

Jadi, kata Heryawan, proyek itu harus merata dilaksanakan mulai dari Januari hingga Desember. Caranya, ujar Gubernur, dengan merencanakan implementasi anggaran sejak bulan Januari.

"Rencana anggaran tahunan itu harus ketat. Kalau jadwalnya harus dikerjakan bulan Januari, jangan ditunda hingga Februari, begitu seterusnya. Jadi nggak ada lagi cerita sibuk di akhir tahun," kata Gubernur.

Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Jawa Barat menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN tahun anggaran 2015 senilai Rp 33,3 triliun untuk Kementerian Negara/Lembaga yang ada di Provinsi Jawa Barat.
Dari anggaran sebesar itu, Rp 31,9 triliun diantaranya untuk DIPA di Satuan Kerja Pemerintah Pusat yang ada di Jawa Barat. Sedangkan sebesar Rp 1,4 triliun lainnya untuk DIPA di Satuan Kerja Pemerintah Daerah, seperti Setda Pemprov Jabar, dan Pemkab maupun Pemkot yang ada di Jawa Barat.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 22.07

Djanur Akui Dapat Banyak Ilmu Baru

DOKUMENTASI TRIBUN JABARPelatih Persib, Djadjang Nurdjaman
Selama menjalani kursus kepelatihan untuk mendapat lisensi B AFC di Sawangan, Depok sejak awal Desember, pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengaku banyak hal baru dalam dunia kepelatihan yang ia dapat.

"Banyak pengetahuan baru yang didapat, tentu saya berharap ini bisa diterapkan di Persib untuk menjadikan tim lebih baik lagi," kata Djadjang, melalui ponselnya Minggu (14/12).

Dengan meraih lisensi B AFC ini, Djanur sapaan akrabnya, dipastikan akan meraih lisensi B AFC bersama asisten pelatih, Heri Setiawan yang juga ikut dalam kursus tersebut

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 22.01

Tim SAR Kembali Temukan Delapan Korban


BANJARNEGARA. Korban tanah longsor Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, masih terus ditemukan. Hari Senin (15/12/2014) pukul 11.30, tim SAR gabungan telah menemukan delapan korban.

Sementara itu di lokasi pemulasar
aan jenazah, beberapa anggota keluarga yang belum ditemukan berkumpul di sekitar lokasi tersebut. Mereka berharap agar anggota keluarganya yang tertimbun longsor segera ditemukan.

Setiap ada jenazahyang datang dari lokasi pencarian, mereka langsung berupa mengetahui ciri-ciri korban. tidak sedikit yang merasa kecewa karena mayat yang baru datang tidak sesuai dengan ciri-ciri keluarganya yang dicari.
Edi Suparmo 45 bersama istri Juniarti hingga saat ini masih mencari tujuh keluarganya yang belum ditemukan. Sejak hari Sabtu hingg Senin , tiap hari mendatngi tempat pemulasaraan jenazah.

"saya berharap masih daat ditemukan. Akan tetapi apaila memang tiidak ketemu, saya ikhlas. Saya juga tahu tim relawan sudah bekerja maksimal," katanya.

Sementara itu di posko Bencana Karangkobar, hungga pukul 11.30 tercatat ada 45 jenazah, 3 di antaranya belum diketahui identitasnya. Sedangkan 42 sudah dibawakeluarganya untuk dimakamkan.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 21.59

PENDAKI PRAMUKA MUTIARA Episode. Curug Ci Mantaja


Kami memulai perjalana dari pukul 20:00 WIB,sebelum memulai kami berdo'a bersama terlebih dahulu. 
Diperjalanan kami melewati beberapa TPU(tempat pemakaman umum) dan pastinya kami melewati hutan belantara yg belum terjamah oleh penduduk sekitar.

Setelah kurang lebih 3 jam kami mendaki melewati jalan setapak yang licin dan akhirnya sampai juga ketempat tujuan,kami sampai di sana pukul 24:00 lalu kami segera mendirikan tenda dan memasak untuk makan bersama.

Mentaripun sudah terbit dan kamipun bangun dari tidur yang nyanyak,segera memasak air anget untuk ngopi bersama dan masak nasi.
Kami bergegas menuju Curug Cimantaja, perjuangan kami terbayar oleh keindahan pesona Curug Cimantaja yang memukau para penikmatnya,disana kami berfoto bersama.

Setelah puas dengan pemandangan Curug Cimantaja kamipun kembali ke tenda untuk sarapan pagi bersama.Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama.
Cintai Alam,alampun Akan Mencintai Kita.

Penulis : Pandi Ibnu Endang

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 13.51

Serangan Bom Hancurkan 3 Mobil Konflik ISIS Di Irak


Kota Haditha di dekat Ramadi, salah satu kota terbesar di Provinsi Anbar Irak, sekarang dikuasai Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), kata sumber keamanan dari komando operasi Anbar, Sabtu.

Sumber itu mengatakan kepada KUNA seperti diberitakan Antara News, Minggu (14/12) bahwa tentara Irak di Anbar memberlakukan jam malam di kota Haditha, sebelah barat Ramadi, untuk menghadapi serangan pejuang ISIS.

Sumber itu menambahkan bahwa ISIS mampu mengendalikan barat daya Al-Ramadi setelah tiga hari pertempuran sengit dengan polisi Irak dan milisi suku.

Sumber tersebut mencatat bahwa kekalahan dalam pertempuran di daerah Al-Wafa karena kekurangan amunisi dan serangan sel tidur ISIS di kota itu.

Sementara itu, operasi komando keamanan di Anbar mengumumkan jam malam untuk gerakan kendaraan di kota Haditha untuk mengantipasi serangan gerilyawan.

ISIS menguasai 80 persen dari Provinsi Anbar, dengan pengecualian Haditha dan kota Ramadi, dan sejumlah kota di Provinsi Babel

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 13.40

Membangun Insfratruktur Jalan Desa


Pembangunan nasional dewasa ini dengan lebih menitik beratkan pada pembangunan sector petanian dan perkebunan yang memang terbukti tangguh melawan derasnya arus krisis moneter beberapa tahun lalu perlu untuk sesegra mungkin dilaksanakan dengan terencana dan terpadu dengan melibatkan semua unsur stake holder yang terkait.

Untuk melaksanakan pembangunan pedesaan hal tersebut diantisipasi dengan system perencanaan pembangunan botton up dengan memulai perencanaan pembangunan tersebut dari kalangan masyarakat Desa dalam bentuk musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) pada tingkat Desa yang selanjutnya berjenjang hingga keperencanaan pembangunan nasional.

Yang menjadi masalah dalam pembangunan pedesaan akhir-akhir ini adalah penajaman pendekatan kawasan dalam pembangunan ekonomi .hingga akses masyarakat luas pelaku-pelaku ekonomi dan industri dengan petani menjadi semakin mudah, murah dan memadai dengan penyediaan sekian banyak infrastruktur berupa jalan, jembatan dan saluran irigasi dan berbagai kebutuhan masyarakat desa yang fital dan mendukung system perekonomian yang berkembang didesa-desa sehingga upaya aktualisasi potensi-potensi ekonomi yang ada dipedesaan dapat tercapai dan termanfaatkan dengan baik dan bijak oleh masyarakat desa.

Sehubungan dengan hal tersebut sebagai upaya aktualisasi potensi-potensi ekonomi masyarakat desa yang mengarah pada penajaman pendekatan kawasan dalam pembangunan ekonomi pedesaan maka penyediaan dan pembangunan infrastruktur perhubungan berupa jalan dan jembatan desa sangatlah diperlukan.

Hal tersebut sangat terasa khususnya di Desa Kadununggal Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi Yang luas wilayahnya belum seimbang dengan ketersediaan ruas-ruas jalan penghubung dari satu wilayah kewilayah lain lainnya sehingga kemudahan untuk mengakses lahan-lahan pertanian dan pekebunan masih mengalami kesulitan.

Dengan penyedian infrakstruktur jalan dan jembatan diwilayah Desa Kadununggal Kecamatan Kalapanunggal diharapkan dapat menjadi solusi pendekatan kawasan pembangunan dan pengembangan sentra-sentra pertumbuhan baru sehingga diharapkan juga Sangat Mendukung Bagi Peningkatan produksi hasil pertanian yang pada akhirnya akan memberi nilai tambah bagi pertumbunhan ekonomi nasional yang signifikan.

Namun sejauh ini, meskipun masyarakat Desa Kadununggal telah giat membangun, tetapi belum dapat dirasakan maksimal, Karena kurang meratanya pembangunan yang dilaksanakan, dengan segala kekurangan yang dimiliki masyarakat sangat diperlukan adanya suntikan dana dari Pemerintah dalam membantu dana swadaya yang ada di masayarakat sebagi modal utama demi terwujudnya pemerataan pembangunan dalam menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 13.15

wisatawan asal tanggerang selatan tegulung ombak

Afandi Akbar (18), Rendi (19) dan Samsul (21) ketiganya  wisatawan asal Tangerang Selatan jadi korban tergulung ombak dipantai Cibuaya desa Pangumbahan kecamatan Ciracap kabupaten Sukabumi Minggu siang (14/12/2014)


Tim Sar sedang mengawasi pesisir pantai setelah menyelamatkan 2 orang yang selamat tergulung ombak
Afandi Akbar hilang dan msh dalam pencarian Sar gabungan sementara Rendi dan Syamsul berhasil selamat.

“Ketiganya sedang berenang dipantai Cibuaya Batununggul, seketika ombak besar menerjang, mereka terhempas ketengah” kata Kepala Dusun Batunamprak desa Pangumbahan Ciracap, Fahrudin dilokasi kejadian.

Setelah itu, Sar gabungan dibantu warga segera melakukan pencarian ke tengah perairan menggunakan satu perahu congkreng.

Hingga sore hari pencarian belum membuahkan hasil dan sesuai prosedur ketetapan (protap) untuk sementara pencarian dihentikan.

“Pencarian korban akan dilanjutkan besok pagi oleh Sar gabungan dibantu warga” ujar Koordinator Pos Sar Basarnas Sukabumi Agung Priambodo yang dihubungi lewat telefon genggamnya.

Agung menjelaskan, pihaknya didukung Sar Daerah Sukabumi sudah menyiapkan perahu karet untuk pecarian ke tengah perairan. “Sar gabungan akan mencari korban ditengah perairan dan disebar digaris pantai Cibuaya” paparnya.

Korban Afandi Akbar warga Jalan Benda Timur No. 9B Rt 04/10 Pamulang Tangerang selatan, juga tercatat sebagai mahasisiwa Universitas Pamulang.
Ciri-ciri korban, memakai celana pendek hitam, rambut pendek lurus, tinggi badan 170 cm.


Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 13.08

1500 OFFROADER Meriahkan Gunung Walat Adventure Croos

SUKABUMI - Sedikitnya 1500 Offroader dari berbagai daerah di Sukabumi dan Jawa Barat, Minggu (14/12) ikut ambil bagian dalam “Adventure Croos” yang digelar di Desa Batu Nunggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Ribuan peserta yang tergabung dalam sejumlah klub trail ditantang dengan lintasan offroad baik di medan berlumpur di sepanjang kawasan hutan pendidikan Gunung Walat hingga curamnya tebing pe
gunungan. Acara dibuka oleh Sekda Kabupaten Sukabumi, Adjo Sarjono.

Event Offroad yang diselenggarakan pertama kali di Gunung Walat ini, menempuh lintasan kurang lebih 60 km.  Dimulai dari sepanjang kawasan hutan pendidikan Gunung Walat menuju jalur perkebunan dan perbukitan .

Trek menantang dilalui baik jalur  perkebunan, tanjakan tajam, turunan hingga tanah  berlumpur. “Perbandingannya, sekitar 90 persen jalur adventure dan sisanya 10 persen jalanan biasa.” terang Ketua Panitia, Junadi Tanjung yang juga ketua LSM Barisan Evakuasi Tanggap Bencana (BARETA).

Lanjut dia," event ini sekaligus dalam rangka rekrutmen para calon anggota baru LSM Bareta dari berbagai wilayah melalui  Adventure Croos ini, yang bertujuan memupuk kesadaran para peserta offroad tentang  pentingnya menjadi relawan tanggap bencana, ungkapnya."

Hasil pantauan lensanasional.com dilapangan, Selain para offroader dari Sukabumi dan Jawa Barat, ada juga peserta dari luar daerah. Tidak hanya itu, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Agus Mulyadi  juga Ikut memeriahkan acara tersebut dengan menjadi peserta Adventure Croos.

Agus berharap agar kegiatan seperti ini kedepannya lebih bagus lagi, dirinya juga sangat mendukung dengan adanya penyelenggaraan Adventure Croos  yang diselenggarakan LSM BARETA dan Karang Taruna setempat dalam rangka rekrutmen relawan tanggap bencana. (Dede)

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 13.04