Irresponsible Journalism: Judul Berita Kalimat Tanya

JANGAN pernah tergoda untuk membaca berita yang judulnya berupa kalimat tanya atau menggunakan tanda tanya di akhir kalimatnya. Pasal...

Minggu, 31 Agustus 2014

Permainan Tradisional Sudah hampir punah


Cibubuay.com Coba kita kembali ke memori masa lalu kira kira sekitar tahun 2000-2006 an, ketika itu saya masih mengenyam bangku SD ketika pulang sekolah kita sering bermain layang-layang, bermain lumpur disungai cimandiri, petak umpet,bermain kelereng, bermain sondah dan masih banyak permainan yang lainnya, dan itu semua sebagian kecil adalah permainan yang sering kita mainkan sewaktu kita masih kecil, bila kita ingat permainan itu sungguh mengasyikan, apalagi bermain layang-layang sampai-sampai kita bolos sekolah diniyah,dan dibilang panas yang penting kita senang. Sungguh sebuah keceriaan yang tercermin di anak-anak
kampung cibubuay.

Namun dimanakah keceriaan itu sekarang,bahkan permainan yang saya sering mainkan bersama teman saya itu kini sudah lenyap dimakan oleh zaman.Di era ini yang serba teknologi semua bisa kalah termasuk permainan tradisional itu. Dan anak-anak kecil sekarang sudah sangat jarang bermain permainan tradisional tersebut, kebanyakan anak sekarang memilih permainan modern.
Kalau saya lihat dari kacamata sosial saya, tak terelakan lagi bahwa permainan tradisional sudah dibilang mulai punah.Handphone, Laptop, Play station, serta permainan teknologi lainnya kini adalah suatu hal yang susah lepas dari kehidupan anak zaman sekarang.

Bahkan saya kadang-kadang suka melihat ibu-ibu mengasihkan Handphone kepada anaknya yang masih berumur baru 5 tahun pun sudah diajari untuk memegang handphone. Suatu hal yang miris, meskipun ada dampak positifnya namun itu sedikit, kebanyakan adalah dampak negatif. Coba bayangkan dalam alat-alat seperti handphone serta laptop bisa menimbulkan radiasi yang besar yang bisa berbahaya bagi anak-anak. 
Tak Cuma sampai disitu saja, anak yang selalu bermain Play station, HP biasanya tak kenal waktu, belajarpun ditelantarkan, suatu hal yang kurang baik. 

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 06.28
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

0 komentar:

Posting Komentar