Irresponsible Journalism: Judul Berita Kalimat Tanya

JANGAN pernah tergoda untuk membaca berita yang judulnya berupa kalimat tanya atau menggunakan tanda tanya di akhir kalimatnya. Pasal...

Selasa, 07 Oktober 2014

Alat alat panen tradisional Cibubuay

Jurnal Online. Masyarakat baru-baru ini telah disibukan dengan suatu kegiatan rutin tahunan yaitu panen padi.Memang sebagian besar penduduk Cibubuay bermata pencarian sebagai petani,meskipun tidak sedikit pula pekerja rantau . Panen padi di Cibubuay dimulai antara sekitar bulan Juli, setelah menunggu kira-kira kurang lebih tiga bulan dari mulai tanam. Alat-alat yang biasadigunakan masyarakat tani Cibubuay dalam memanen padi antara lain;
1. Arit
Arit merupakan alat yang bentuknya menyerupai bulan sabit dengan kayu sebagai gagangnya, dan biasanya digunakan untuk memotong padi saaat panen. Ada dua jenis arit yang dapat digunakan untuk memanen yaitu arit biasa dan arit yang bergerigi. Arit yang sering digunakan di Cibubuay adalah arit yang bergerigi, karena lebih cepat dalam memotong tidak seperti arit biasa yang lebih licin.
2. Panggebugan (Jojodog)
 Masyarakat Cibubuay lebih mengenalnya dengan sebutan “Panggebugan (Jojodog)”. Panggebugan (Jojodog) merupakan alat yang bahannya terbuat dari kayu, namun kadang juga dibeberapa bagian bisa menggunakan bambu. “Panggebugan (Jojodog)” digunakan untuk memisahkan padi atau gabah dari tangkainya yang sudah diarit. Pemisahan tersebut yaitu dengan cara padi dipukul-pukul ke “Panggebugan (Jojodog)” tadi. “Panggebugan (Jojodog)” umumnya dibuat sendiri oleh para petani. Selain bahannya yang mudah didapat, bentuk dari “Panggebugan (Jojodog)” itu sendiri tentu disesuaikan dengan si penggunanya, sehingga antara petani yang satu dengan yang lain bentuk Panggebugan (Jojodog) berbeda-beda.
3. Terepal
  Trepal ini digunakan sebagai ampar padi yang sudah dipisahkan dari tangkainya.
4. Karung
 Karung fungsinya untuk wadah padi,

Posted by Romeltea Media
Budaya Indonesia Updated at: 15.24
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

0 komentar:

Posting Komentar